Khotbah Minggu IniKhotbah tgl.25 Juli 2010 HARAPAN UNTUK KEHIDUPAN Y.A.D. 1Kor.15:19-22 TUJUAN: Memiliki harapan bersekutu dengan Kristus dalam kehidupan y.a.d. Kalau dalam masalah hidup di dunia ini saja kita berharap kepada Kristus, kita termasuk paling malang! Jelas, harapan harus menjangkau hal-hal yang tidak kelihatan! Ro.8:24-25. Harapan yang paling tinggi adalah bersekutu dg Kristus seperti mempelai! A. MELIHAT YANG TIDAK KELIHATAN. Dengan iman akan Yesus, yang mati & bangkit, kita melihat yang tidak kelihatan Ibr.11:27. Tuhan Yesus menjadi fakta teladan untuk kita menjalani hidup yang pasti berakhir dg kemuliaan. B. MENJALANI JALAN YANG DIJALANI TUHAN. Harapan menjadi sama dengan Dia dilakukan dengan menyucikan diri sama seperti Dia 1Yoh.3:1-6. Menyucikan diri, khususnya jiwa, dengan ketaatan kepada kebenaran 1Pet.1:22, meskipun harus menderita. C. MEMBERI KETAHANAN DALAM PERJUANGAN. Yesus sanggup menderita karena kebenaran, sebab ada harapan menjadi mulia. Diyakini sebelumnya Mat.16:21, 27 dan sesudahnya Luk.24:26. Begitu juga dengan semua saleh-Nya dan anda Ibr.11:27! |
Renungan HarianJumat, 30 Juli 2010 Kekekalan “Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (2 Korintus 4:18) Bangunan sebuah rumah terlihat begitu kuat dan kokohnya, karena adanya pondasi atau dasar bangunan di bawahnya. Kalau terjadi gempa bumi mungkin bangunannya roboh karena kuatnya gempa tersebut, sedang pondasinya akan tetap ada. Demikian pula dengan pertumbuhan rohani anak–anak Tuhan. Kalau pondasi bangunan diperlukan pasir, semen, batu, besi yang dijadikan satu, maka yang jadi dasar pertumbuhan rohani orang percaya adalah firman Tuhan dan persekutuan yang intim dengan
Tuhan. Sebagaimana 1 Korintus 3:11 berkata, “Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.” Tuhan mengajarakan kita hari ini untuk selalu memperhatikan yang tidak kelihatan karena bersifat kekal, sedangkan yang kelihatan itu bersifat sementara. Kenapa hal itu penting? Karena dengan dasar yang kuat akan membuat hidup kita tidak mudah goyah dan terombang–ambing oleh keadaan dan membuat pertumbuhan rohani kita dari hari ke hari makin bertumbuh secara progresif. |













